Advertisement
METROKOTA- Kampus bukan sekedar tempat untuk belajar dan mengasah kemampuan intelektual, akan tetapi lebih dari itu, kampus juga sebagai pusat pengetahuan dan kebudayaan bagi pengembangan dan pengabdian masyarakat.
Oleh karena
atas peran tersebut maka Universitas Veteran Bangun Nusantara ( Univet Bantara)
Sukoharjo pada Senin pagi (25/11) menyelenggarakan Seminar Showcase Saint dan
Teknologi (Resona Saintek) dengan tajuk ‘Peran
Saintek dan Teknologi Kampus dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui
Pangan Fungsional’.
‘Dengan menghadirkan
narasumber antara lain, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo beserta para
ahli yang lain’ Jelas Made Wedasaari, S.sos, M.Si selaku Ketua Pelaksana Seminar
Showcase.
Made,
kegiatan ini merupakan bagian dari program publikasi dan diseminasi hasil riset
unggulan universitas di bidang pangan fungsional berbasis kearifan local. Sebagai
Upaya untuk mendukung program Asta Cita pemerintah didalam mewujudkan kemandirian
pangan dan penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Dalam
sambutanya, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof . Dr. Farida Nugrahani,
M.Hum, mengapresiasi pelaksanaan seminar ketahanan pangan yang dihadiri sekitar
300 peserta dari berbagai unsur masyarakat seperti kelompok tani, UMKM,
Mahasiswa, PKK dan elemen masyarakat lainya.
‘Kegiatan
ini sekaligus menunjukan fungsi kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk
kesejahteraan masyarakat. Khususnya masyarakat yang ada lingkungan sekitar.’
Jelas Rektor Univet Bantara Sukoharjo
Mengutip
pesan Presiden RI pertama, bahwa bangsa
yang berdaulat itu adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya.
Pesan
tersebut mengingatkan kita semua, bahwa ketahanan pangan merupakan kunci dalam
mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi di tengah situasi dan kondisi
seperti sekarang ini, isu pangan menjadi isu global yang harus di sikapi dengan
serius. Dunia saat ini sedang menghadapi tantangan perubahan iklim yang
berdampak pada produksi pangan dunia.
Untuk itu
melalui terobosan yang sudah di lakukan, Univet Bantara Sukoharjo melakukan riset
dan inovasi ketahanan pangan berbasis kearifan local agar bisa di pakai dan di
kembangkan di tengah masyarakat.
Sebagai kampus
yang melahirkan banyak lulusan, riset dan inovasi merupakan bagian dari fungsi
dan peran lembaga akademik dalam membantu masyarakat, bangsa dan negara, utamanya
mendukung program Asta Cita Pemerintah.
Di harapkan
dari hasil pengembangan ilmu tersebut, Univet Bantara Sukoharjo dapat
memberikan kontribusi untuk para kelompok tani, wirausaha, UMKM dan masyarakat
dalam membangun ketahanan pangan di daerah.
Rektor Univet
Bantara Sukoharjo menegaskan, ketahanan pangan tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan
makanan saja, tetapi juga pada ketersediaan,
fasilitas akses dan kesehatan. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan yang
bergizi.
(djko)

.jpeg)