Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

metrosurakarta
11/25/2025, 11/25/2025 WIB
Last Updated 2025-11-25T13:07:14Z
EkonomiMetrokota

Seminar Showcase Saint dan Teknologi Univet Bantara Sukoharjo, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal

Advertisement
Seminar Showcase Saint dan Teknologi Univet Bantara Sukoharjo / Foto : Metrosurakarta


METROKOTA- Kampus bukan sekedar tempat untuk belajar dan mengasah kemampuan intelektual, akan tetapi lebih dari itu, kampus juga sebagai pusat pengetahuan dan kebudayaan bagi pengembangan dan pengabdian masyarakat.  


Oleh karena atas peran tersebut maka Universitas Veteran Bangun Nusantara ( Univet Bantara) Sukoharjo pada Senin pagi (25/11) menyelenggarakan Seminar Showcase Saint dan Teknologi (Resona Saintek) dengan tajuk  ‘Peran Saintek dan Teknologi Kampus dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui Pangan Fungsional’.


Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Dr Farida Nugrahani, M.Hum


‘Dengan menghadirkan narasumber antara lain, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo beserta para ahli yang lain’ Jelas Made Wedasaari, S.sos, M.Si selaku Ketua Pelaksana Seminar Showcase.


Made, kegiatan ini merupakan bagian dari program publikasi dan diseminasi hasil riset unggulan universitas di bidang pangan fungsional berbasis kearifan local. Sebagai Upaya untuk mendukung program Asta Cita pemerintah didalam mewujudkan kemandirian pangan dan penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya.


Dalam sambutanya, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof . Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, mengapresiasi pelaksanaan seminar ketahanan pangan yang dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai unsur masyarakat seperti kelompok tani, UMKM, Mahasiswa, PKK dan elemen masyarakat lainya.


‘Kegiatan ini sekaligus menunjukan fungsi kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan masyarakat. Khususnya masyarakat yang ada lingkungan sekitar.’ Jelas Rektor Univet Bantara Sukoharjo


Mengutip pesan Presiden RI pertama, bahwa bangsa yang berdaulat itu adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya.


Pesan tersebut mengingatkan kita semua, bahwa ketahanan pangan merupakan kunci dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi di tengah situasi dan kondisi seperti sekarang ini, isu pangan menjadi isu global yang harus di sikapi dengan serius. Dunia saat ini sedang menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak pada produksi pangan dunia. 


Untuk itu melalui terobosan yang sudah di lakukan, Univet Bantara Sukoharjo melakukan riset dan inovasi ketahanan pangan berbasis kearifan local agar bisa di pakai dan di kembangkan di tengah masyarakat.


Sebagai kampus yang melahirkan banyak lulusan, riset dan inovasi merupakan bagian dari fungsi dan peran lembaga akademik dalam membantu masyarakat, bangsa dan negara, utamanya mendukung program Asta Cita Pemerintah.


Di harapkan dari hasil pengembangan ilmu tersebut, Univet Bantara Sukoharjo dapat memberikan kontribusi untuk para kelompok tani, wirausaha, UMKM dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan di daerah.


Rektor Univet Bantara Sukoharjo menegaskan, ketahanan pangan tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan makanan saja,  tetapi juga pada ketersediaan, fasilitas akses dan kesehatan. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi.  

(djko)