Advertisement
METROKOTA- Tim gabungan yang terdiri dari Babinsa Koramil 04/Jebres, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan relawan masyarakat melakukann upaya pendinginan (cooling down) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta, Senin (14/9/2026).
Langkah ini diambil guna mengantisipasi munculnya titik api susulan pasca kebakaran.
Sebelumnya, tim gabungan petugas berhasil memadamkan kebakaran yang melanda area TPA Putri Cempo seluas kurang lebih dua hektare.
Akan tetapi kendati kobaran api utama sudah padam, potensi munculnya kembali api dari dalam sampah yang tersembunyi di bawah masih relatif sangat tinggi.
Proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh memanfaatkan armada tangki air pemadam kebakaran yang disiagakan di lokasi.
Selain menyemprotkan air ke titik-titik rawan, tim gabungan juga menyisir area secara manual untuk memastikan tidak ada sisa asap atau bara api yang tertinggal.
Babinsa Koramil 04/Jebres, Serka Taufik, menyampaikan bahwa penyisiran dan pendinginan tersebut sangat di lakukan, mengingat kondisi cuaca panas dan hembusan angin yang cukup kencang.
Faktor cuaca sebutnya dapat berpotensi memicu kembali munculnya titik api di tumpukan sampah kering.
Terpisah, Danramil 04/Jebres, Kapten Cba Sugiyono, S.Sos., mengapresiasi langkah kolaborasi dan sinergi lintas instansi yang sigap menangani bencana kebakaran putri Cempo, sekaligus juga memastikan secara berkala agar titik tidak muncul dengan cara melakukan pendinginan.
Pihaknya mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah atau pembersihan lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu tampak situasi di TPA Putri Cempo terpantau kondusif dan relatif aman.
Namun, petugas tetap melakukan pemantauan berkala hingga area TPA benar-benar dipastikan sterill dari potensi kebakaran susulan./Ardha/jk

