Advertisement
Wakil Walikota, Dandim Surakarta di dampingi sejumlah pejabat melakukan pemotongan untaian melati sebagai tanda berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III Th 2026 di Kota Surakarta/ Foto: MS
METROKOTA-Kegiatan pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung
Tahap III Tahun 2026 di Kota Surakarta, secara resmi di tutup melalui upacara
dengan mengambil tema ‘ TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa’.(Kamis,12/08/26).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Dandim 0735 Kota
Surakarta, Letkol Infantri Arief Handoko Usman, S.H.
Upacara penutupan yang di selenggarakan di halaman SMP
Negeri 22, Serengan, Solo tersebut, di hadiri oleh Wakil Walikota Surakarta, Astrid
Widayani, beserta sejumlah pejabat Forkompimda terkait antara lain Letkol Inf
Ismoyo (Danyon Group 2 Kopasus), Mayor Caj Suwartono ( Ka Ajenrem 074/Wrt), Mayor
Cpl Sumardi (Denpal Surakarta), Kapten Ckm Ahmad (Wadan Denkesyah Ska).
Mayor Kowad Caj Lusi (Kasipers Korem 074/Wrt), Kapten Inf
Sumardi (Group 2 Kopassus), Kapten Edi ( Lanud Adi Soemarmo) , Kapten Cba
Suwandi (Sub Denbekang Ska), Kapten Cpm Purnomo (Denpom IV/ Ska), .AKP I Made
Wirta (wadanyon Brimob Surakarta), AKP Sunyono S.H.M.H ( Kapolsek
Serengan/mewakili Kapolres Surakarta), Bambang wahyu wardhana S.H (Kasidatun
Kejaksaan Negri Ska/ mewakili Kajari Ska),.Tri Widada Eka Prastiya, S.E.,
M.Si.(Camat Serengan), serta para Danramil beserta staf kodim 0735/ Ska dan
lurah se Kecamatan Serengan.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang di bacakan oleh Dandim
0735/Surakarta, di sampaikan selamat dan rasa terima kasih kepada seluruh
anggota TNI di wilayah Kodam IV/ Diponegoro yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wali Kota, beserta
masyarakat atas sinergi dan kerja keras, kebersamaan yang terjalin erat selama
satu bulan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD terselenggara sukses
dan lancar.
TMMD yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah
Membangun Negeri dari Desa".menegaskan pentingnya membangun desa sebagai
fondasi utama pembangunan nasional.
Oleh karena itu Pangdam Diponegoro optimis bahwa desa
memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial dan
menjaga budaya masyarakat. Sehingga melalui pembangunan merata dari di desa di
harapkan dapat memperkokoh kedaulatan NKRI.
TMMD ujar Pangdam, juga membantu percepatan pembangunan di
daerah, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung aspek
pertahanan, dengan sasaran utama difokuskan di daerah pedesaan terutama kawasan
tertinggal, terisolasi atau terpencil,
wilayah perbatasan, daerah kumuh perkotaan dan lokasi yang terdampak bencana.
Dengan harapan dapat dapat meningkatkan kualitas hidup
masyarakat, memperkecil kesenjangan sosial dan mewujudkan pembangunan yang
benar-benar merata.
Penyelenggaraan Program TMMD Reguler ke-129 TA 2026 di
lakukan secara serentak di Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten
Sukoharjo, dan Kabupaten Semarang.
Selain TMMD Reguler tersebut, seluruh Kodim di wilayah Kodam
IV/Diponegoro secara serentak juga melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap III di
wilayah masing-masing.
Apresiasi tinggi di berikan atas keberhasilan penyelesaian
100% infrastruktur fisik yang sudah rampung di kerjakan mulai dari Pembangunan,
peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan Pos Kamling, Rehabilitasi
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga penyediaan fasilitas air bersih melalui
sumur bor dan sanitasi guna mendongkrak taraf hidup dan kesehatan warga desa.
Pembangunan tersebut tidak hanya di fokuskan pada pengerjaan
fisik, tetapi juga non fisik seperti penyuluhan bela negara, wawasan
kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah, pembagian sembako, dan pelayanan kesehatan
gratis.
Seluruh program
penyuluhan dan bakti sosial dirancang khusus untuk membentuk masyarakat desa
yang cerdas, tangguh, mandiri serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
Selain sasaran utama, program ini juga diperkuat dengan
Program Unggulan Kasad, meliputi pembangunan TNI AD Manunggal Air Bersih
sebanyak 5 unit, pengembangan ketahanan pangan seluas.1 hektar, rehabilitasi
RTLH sebanyak 13 unit, pembangunan MCK sebanyak 5 unit, percepatan penurunan
angka stunting, dan aksi nyata penanaman pohon serta pembersihan lingkungan
fasilitas umum maupun sosial.
Terakhir, Pangdam IV Diponegor berpesan kepada seluruh
Dansatgas TMMD untuk segera melakukan evaluasi dan kaji ulang secara menyeluruh
terhadap hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan, sebagai bahan perbaikan dan
penyempurnaan pada kegiatan TMMD mendatang, tukasnya
Sementara itu pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IlI
Tahun 2026 yang di selenggarakan di wilayah Kodim Surakarta, dilakukan pengerjaan
perbaikan saluran air cor beton bertulang dan pavingisasi dengan volume Panjang : 97 M, Tinggi : 1,5 M selesai 100 % di kampung Makam
Bergolo RT 02, RT 06 RW 06 Kel. Serengan
Kec. serengan Kota Surakarta.
Serta sasaran Non Fisik antara lain, penyuluhan mitigasi
bencana banjir dan kebakaran, Pengolahan sampah, pencegahan bahaya narkoba, KB
Kes, dan Stunting, Wasbang & Bela Negara, Kamtibmas, penyuluhan nilai-nilai
Ideologi Pancasila dan pembagian sembako gratis untuk masyarakat disekitar
lokasi TMMD.
Sebagai tanda berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun
2026, Wakil Walikota beserta Dandim Surakarta di damping sejumlah pejabat terkait,
melakukan pemukulan kentongan dan pemotongan untaian Melati pada saat melakukan
peninjauan di Lokasi Pembangunan./ Arda/Djko

.jpeg)
.jpeg)
