Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

metrosurakarta
8/30/2026, 8/30/2026 WIB
Last Updated 2026-08-30T04:22:28Z
MetrokotaPariwisata

IAPVC 2026, Walikota Solo, Video Dan Foto Menjadi Pesan Positif Pada Upaya Konservasi

Advertisement

 

Lokasi Solo Safari Foto : MS

  

METROKOTA- Taman Safari Indonesia menggelar rangkaian roadshow International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 di Solo Safari pada 29–30 Agustus 2026.

 

Melalui tema “From Lens to Legacy”, IAPVC 2026 mengajak para fotografer, videografer, konten kreator, serta masyarakat umum untuk mengabadikan kehidupan satwa sekaligus mengampanyekan pesan konservasi lewat karya visual.

 

Board Member Taman Safari Indonesia, Agus Susanto, bersama Kepala Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Kota Surakarta / Foto: MS



Di usianya yang ke-35, IAPVC telah bertransformasi dari sekadar kompetisi fotografi menjadi wadah edukasi yang mempertemukan masyarakat dengan kisah alam liar.

 

Solo Safari menjadi salah satu dari tiga lokasi roadshow IAPVC 2026 yang bersanding dengan Taman Safari Bogor dan Taman Safari Prigen.

 

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menjelajahi area Solo Safari untuk menangkap berbagai momen unik satwa. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus perlebaran jaringan bagi komunitas kreator visual dari Solo dan sekitarnya.


IAPVC 2026


Dua fotografer senior, Arbain Rambey dan Martha Suherman, di daulat menjadi juri pada IAPVC 2026. Kehadiran mereka memberikan pandangan mendalam bagi para peserta mengenai teknik fotografi satwa, storytelling, serta pemanfaatan media visual untuk menyampaikan pesan yang kuat.

 

Board Member Taman Safari Indonesia, Agus Susanto, menegaskan bahwa IAPVC bertujuan untuk mendekatkan isu konservasi ke ruang publik secara lebih personal.

 

“Kami ingin melalui IAPVC, masyarakat tidak hanya melihat satwa sebagai objek foto, tetapi juga memahami cerita dan pentingnya menjaga keberadaan mereka. Kehadiran roadshow di Solo menjadi kesempatan untuk mempertemukan semangat berkarya dengan pengalaman melihat satwa secara langsung,” Ujarnya

 

Pihaknya mengapresiasi antusiasme dan karakter kuat ekosistem kreatif di Kota Solo.

 

“Kami senang bisa membawa IAPVC ke Solo dan menyambut teman-teman komunitas dengan keramahtamahan khas faerah. Harapannya, mereka tidak hanya pulang membawa karya foto dan video, tetapi juga pengalaman yang berkesan serta cerita baru tentang satwa dan konservasi,”Pungkasnya

 

Yang sama, Walikota Solo Respati Ardi melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Maretha Dinare Cahyono,  S.E,.M.M menyampaikan pada pesannya mengatakan bahwa IAPVC bukan sekedar ajang kompetisi fotografi, namun sudah berkembang menjadi ajang edukasi untuk pelestarian lingkungan.

 

Vidografi sebut Respati memiliki peran sangat besar sebagai serana edukasi ke masyarakat.  


Oleh karena itu Pemerintah Kota Solo memberikan apresiasi yang tinggi kepada IAPVC atas terselenggaranya kompetisi tersebut.

 

Di era perkembangan teknologi modern yang kian maju, foto dan video bisa menjadi pesan positif sebagai sarana edukasi pengembangan budaya dan ekonomi kreatif di Kota Solo. Sekaligus ruang bertemu dan bersilaturahmi para komunitas fotografi dan videographer, ujarnya

 

IAPVC 2026 membuka beberapa kategori lomba antara lain Wildlife Photo Story, Wildlife Young Creator, Wildlife Short Video Story, Wildlife Roadshow Story Challenge, Wildlife Journalist Story (Kategori Baru), People’s Choice Awards (Kategori Baru)

 

Pendaftaran kompetisi ini masih dibuka untuk umum hingga 30 September 2026 melalui tautan resmi bit.ly/JoinIAPVC2026./ Djk