Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

metrosurakarta
8/19/2026, 8/19/2026 WIB
Last Updated 2026-08-19T14:10:02Z
MetrokotaPendidikan

HUT RI Ke 81, Akademisi UNDHA AUB Surakarta Drajat Jati Prakosa Ingatkan Generasi Muda Jaga Kebhinekaan dan Moral Bangsa

Advertisement

 

Akademisi UNDHA AUB Surakarta, Dt. (Cand) Drajat Jati Prakosa, S.E,.M.M


METROSURAKARTA — Momen Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta UUD 1945.

 

Hal tersebut disampaikan oleh akademisi Universitas Dharma AUB (UNDHA AUB) Surakarta yang juga pernah menimba materi kebangsaan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Angkatan ke 39, Dr. (Cand) Drajat Jati Prakosa, S.E,.M.M

 

Dalam penyampaian pesan moralnya dia menekankan bahwa perbedaan pandangan dalam kehidupan bernegara merupakan hal yang lumrah. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Selain itu alumni Lemhanas Angkatan ke 39 ini juga menyoroti tantangan krisis moral yang tengah dihadapi Indonesia saat ini.

 

Menurutnya, pembenahan karakter bangsa harus dilakukan secara bersama-sama, mengingat generasi muda merupakan pemegang tongkat estafet sekaligus ujung tombak pembangunan menuju Indonesia Emas.

 

Pemahaman terhadap budaya dan kebhinekaan juga menjadi kunci utama dalam membangun kebersamaan.

 

Sebagai negara majemuk yang kaya akan bahasa dan tradisi, keragaman budaya harus menjadi energi positif yang saling melengkapi, disertai rasa toleransi antar umat beragama agar tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

 

Sebagai langkah konkret didalam menanamkan rasa cinta tanah air, UNDHA AUB Surakarta secara konsisten memasukkan materi kebangsaan dan pengenalan lingkungan kampus pada setiap kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).


Penanaman nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi para mahasiswa dalam melangkah ke depanya.

 

Melalui pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan tersebut, para calon pemimpin masa depan diharapkan tidak hanya berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan, tetapi juga memiliki pandangan yang visioner untuk menduduki posisi-posisi strategis di masa mendatang, tukasnya/ Jk