Advertisement
PERISTIWA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya menetapkan
Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai tempat pelaksanaan
Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026.
Kepurusan penetapan tersebut di bacakan langsung oleh Rais
Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar dalam rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU
, Selasa (7/7/26).
Rencananya Muktamar NU akan di gelar pada tanggal 27 hingga
30 Agustus 2026.
Sementara itu Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, mengatakan
rapat gabungan tidak hanya menetapkan lokasi, tetapi juga memastikan jadwal
pelaksanaan muktamar.
Pada pleno gabungan, PBNU juga menyepakati kebijakan khusus
bagi PWNU dan PCNU se-Tanah Papua sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi dan
kebutuhan organisasi di wilayah tersebut.
Sekjen PBNU juga meminta seluruh jajaran pengurus NU di
tingkat wilayah maupun cabang mulai memusatkan perhatian pada persiapan
Muktamar NU 2026.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh pengurus NU agar tidak
mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang
beredar di medsos.
Sebelum di tetapkan sebagai tempat Muktamar ke 35, PBNU lebih
dulu mendelagasikan Tim Survei lokasi Muktamar yang merupakan salah satu dari tindak
lanjut hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar
(Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada
20-22 Juni 2026 lalu.
Atas delegasi tersebut, tim survei lantas meninjau sejumlah
pondok pesantren yang akan dijadikan tempat Muktamar antara lain Pondok
Pesantren Syekh Al-Falah, Padang, Sumatra Barat, Pondok Pesantren Al-Hamid dan
Pondok Pesantren Daarurrahman, Jakarta, Pondok Pesantren Buntet, Pondok
Pesantren Babakan Ciwaringin, Pondok Pesantren Kempek di Cirebon, Jawa Barat,
serta Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur./ red
