Advertisement
METROKOTA-Melalui konsep Go Green, Fave Hotel Manahan Solo dan Fave Hotel Solo Baru hadirkan inovasi pohon Natal berbahan dasar limbah gulungan karton, sebagai wujud kepedulian pada lingkungan.
Melalui Gerakan Go Green, Fave Hotel ingin menyampaikan
pesan dan mendorong masyarakat turut serta berperan aktif menjaga lingkungan.
Selain itu penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recyle) juga menunjukan komitmen
nyata Fave Hotel pada upaya pelestarian alam di tengah isu peribahan iklim dan
pemanasan global.
Pohon natal tahun ini dibuat memanfaatkan gulungan karton
bekas seperti gulungan tissue roll, gulungan lakban dan gulungan plastik
wrapping yang dikumpulkan selama 10 bulan. Ide pembuatan tersebut muncul sejak
tahun lalu, selaras pada fokus hotel untuk menghadirkan pohon Natal ramah
lingkungan setiap tahun, ujar Khuswatus Solikhin, Hotel Manager fave hotel
Manahan Solo dan fave hotel Solo Baru
Untuk membuat satu buah pohon natal, fave hotel Manahan Solo
membutuhkan 30kg gulungan karton bekas. Sedangkan fave hotel Solo Baru
membutuhkan 80kg gulungan karton bekas.
Pembuatan dua buah pohon natal tersebut dilakukan langsung
oleh tim internal hotel yang memakan waktu sekitar 2 minggu, sehingga menghasilkan
karya seni yang unik, inspiratif dan sarat edukasi tentang pelestarian
lingkungan.
Pohon Natal di fave hotel Manahan Solo memiliki tinggi 3
meter dengan diameter 1 meter, sedangkan di fave hotel Solo Baru setinggi 7
meter dengan diameter 2,5 meter. Seluruh gulungan karton dibiarkan dengan warna
asli tanpa pewarna tambahan, untuk memberikan kesan natural yang menggambarkan
kejujuran, kesederhanaan dan karakter alami bahan.
Pohon Natal setinggi 7 meter kata Khuswatus, bukan sekedar
dekorasi hotel. Akan tetapi lebih dari itu, ia merupakan karya seni yang
menyatukan kreativitas, kepedulian dan pesan keberlanjutan, serta menunjukan
bahwa keindahan tidak selalu harus datang dari sesuatu yang baru, melainkan
dapat muncul dari upaya menghidupkan kembali sesuatu yang sudah dianggap tak
bernilai.
Setiap gulungan karton yang tersusun melambangkan kerjasama,
ketekunan dan semangat bagi lingkungan. Bentuk gulungan yang melingkar juga
mencerminkan siklus kehidupan, kasih, harapan dan transformasi.
Tahun ini kami mengangkat tema Miracle of Giving untuk
mengingatkan bahwa keajaiban sering lahir dari hal kecil yang kita lakukan
setiap hari. Penggunaan bahan recycle adalah bentuk komitmen kami terhadap
lingkungan, setelah mengumpulkan bahan selama 10 bulan, kami mengolahnya
menjadi pohon Natal yang memiliki kehidupan dan makna baru.
Kami berharap setiap tamu dapat merasakan pesan kepedulian kepada
bumi dan sesama. fave hotel Manahan Solo dan fave hotel Solo Baru ingin
menegaskan, bahwa keberlanjutan bukan hanya tren, melainkan komitmen nyata yang
diwujudkan lewat ide kreatif, kolaborasi tim dan semangat untuk memberikan
dampak positif bagi lingkungan.
(Djk)
