Advertisement
PERISTIWA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat update terkait korban meninggal dunia akibat bencana alam dan tanah longsor yang menerjang 3 provinsi di pulau Sumatera.
Korban meninggal dunia di Sumut 166 orang, Aceh 47 orang dan Sumbar 90 orang.
Data tersebut disampaikan saat konferensi pers Kepala BNPB
Letjen TNI Suharyanto, Sabtu (29/11) Selain korban meninggal dunia, juga ada korban
hilang yang sampai saat ini masih belum juga di ketemukan.
Berikut update berita korban:
Aceh Tengah: 16 meninggal dunia, 2 hilang
Bener Meriah: 12 meninggal dunia, 13 hilang
Aceh Tenggara: 7 meninggal dunia, 25 hilang, 5 luka-luka
Pidie Jaya: 4 meninggal dunia, 4 hilang
Bireuen: 4 meninggal dunia
Gayo Lues: 2 meninggal, 4 hilang
Subulussalam: 1 meninggal dunia
Lhokseumawe: 1 meninggal dunia, 3 hilang
Aceh Tamiang: 3 luka-luka
Sumut: 166
Orang Meninggal Dunia, 143 Masih Hilang
Kemudian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
menyampaikan update terbaru mengenai korban bencana banjir dan longsor di
Sumatera Utara (Sumut).
"Sumatera Utara korban jiwa yang kemarin 116 jiwa
sekarang menjadi 166 jiwa meninggal dunia," Terang Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat jumpa pers
secara daring, Sabtu (29/11/2025).
"Dalam satu hari ini bertambah 60 jiwa meninggal dunia,
berkat operasi pencarian pertolongan dari satgas gabungan yang dipimpin
Basarnas," lanjutnya.
143 orang hingga saat ini masih hilang. Jumlah
tersebut berasal dari delapan wilayah terdampak di Sumut. Ke 143 jiwa yang
masih hilang tersebut perincianya banyak di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah,
Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Kota Padang Sidempuan,
Papak Barat dan Mandailing Natal.
Adapun jumlah korban meninggal akibat banjir di Sumbar
sebanyak 90 orang.
* Kabupaten Agam: 74 meninggal dunia, 78 hilang
* Pasaman Barat: 1 meninggal, 6 hilang, 1 luka
* Kota Padang Panjang: 7 meninggal, 3 luka
* Kota Padang: 5 meninggal
* Solok: 1 meninggal
* Tanah Datar 2 meninggal, 1 hilang, dan 4 luka.
(red)
