Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

metrosurakarta
10/07/2026, 10/07/2026 WIB
Last Updated 2026-10-07T03:21:06Z
MetrokotaPendidikan

UNDHA AUB Surakarta Dan DPN PPDI Jajaki Kerjasama Peningkatan Kualitas SDM

Advertisement

 

Penyerahan draf kerjasama antara UNDHA AUB Surakarta dengan DPN PPDI disaksikan Ketua Yayasan dan Penasehat Strategis Bid. Kerjasama 


PENDIDIKAN - Desa memiliki peran sangat strategis didalam mewujudkan swasembada pangan, sekaligus membangun peningkatan sumber daya alam dan manusia untuk pengembangan ekosistem wisata, modernisasi pertanian, serta pembangunan akses global di dalam menciptakan jutaan lapangan kerja berbasis sosial dan budaya.


Seluruh sumber potensi yang ada di desa tersebut tentu harus di dukung dengan kemampuan sumber daya manusia yang mumpuni, agar desa bisa merealisasikan cita cita besar bangsa menuju kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.


Salah satu straregi upaya mewujudkan kemampuan tersebut maka di butuhkan kemauan keras dan menjalin kerja sama semua pihak, utamanya lembaga perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang ada di desa.


Peningkatan sumber daya manusia tidak sebatas untuk perangkat desa, selaku pihak yang di berikan wewenang dan tanggung jawab oleh negara menata dan mengelola managemen desa,  tetapi juga para generasi muda dan masyarakat secara luas.


Oleh karena itu Universitas Dharma AUB Surakarta bersama dengan Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN-PPDI) mencoba menjajaki kerjasama pada bidang peningkatan sumber daya manusia lewat kemudahaan perkuliahan jenjang strata 1, 2 dan 3 yang di bisa di lakukan secara daring, hybrid maupun class room di setiap daerah.


Penjajakan kerjasama dengan DPN PPDI di sampaikan langsung oleh Ketua Yayasan UNDHA AUB Surakara, Dr, Anggoro Panji Nugroho, S.E, M.M di damping Galih Wisnu Wardhana, S.E,.M.M, serta Edi, S.M selaku penasehat strategis bidang Kerjasama.


Dalam keteranganya Ketua Yayasan UNDHA AUB Surakarta menyampaikan, pentingnya peningkatan pembangunan sumber daya manusia untuk masyarakat pedesaan.


Kemajuan teknologi pertanian dan pangan modern saat ini sudah sangat maju, begitu juga system pengelolaan managemen, semua sudah di olah dengan basis data.


Perkembangan teknologi yang terus maju dan berkembang tersebut, tentu harus di barengi dengan kapasitas sumber daya manusia yang sesuai, agar kemampuan mengelola sumber daya alam tidak tertinggal dengan negara lain.


Pasar komoditi, pengembangan sektor wisata, ekonomi kreatif dan UMKM, serta seni budaya juga dapat dipasarkan keluar menjadi ekosistem wisata pedesaan melalui akses internet.


Berbegai keunggulan potensi desa harus di kelola dengan sumber daya manusia yang cakap, agar kemajuan teknologi dapat di manfaatkan secara bijak untuk kemakmuran desa.


Pemerataan pendidikan sampai tingkat sarjana juga bisa di nikmati oleh warga desa tidak hanya di pulai jawa, tetapi juga di kawasan lain khususnya di daerah 3T.


Hal itu sejalan dengan amanat Undang Undang Dasar 1945 dalam rangka mencerdaskan seluruh anak bangsa.


Oleh sebab itu penjajakan Kerjasama antara UNDHA AUB Surakarta dengan DPN PPDI di harapkan tidak hanya mampu memberikan kecakapan sumber daya manusia bagi pengembangan pertanian, wisata, sosial dan budaya, tetapi juga mewujudkan cita cita besar Indonesia Emas 2045.


Akses pendidikan tinggi bagi warga desa imbuh Anggoro, adalah kunci utama memutus rantai kemiskinan dan mendorong kemandirian wilayah. Pengelolaan potensi local juga tidak lagi bergantung pada cara cara tradisional yang terbatas, melainkan dapat bertransformasi menjadi lebih modern, efektif dan berkelanjutan.


Namun kendati demikian Anggoro mengingatkan, agar nilai budaya dan kearifan yang selama ini di pegang teguh masyarakat desa senantiasa di jaga dan di pertahankan. Jangan sampai pengetahuan dan kemajuan teknologi merusak ekosistem alam pedesaan dan sumber daya yang ada.


Selaku Penasehat Strategis bidang Kerjasama yang saat ini juga mendharma bhaktikan keilmuanya di Sekretariat Jenderal Wakil Menteri Desa, Edi, S.M menyampaikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia desa tidak hanya membekali warga desa dengan wawasan teknis, kemampuan berpikir kritis, serta keahlian manajerial yang terdidik dan mampu mendorong inovasi, tetapi juga akan menciptakan pemimpin local yang adaptif, serta agen agen perubahan yang membawa pemikiran modern tanpa mematikan nilai budaya dan kearifan local.


Memaksimalkan sumber daya pertanian yang menjadi tulang punggung desa melalui peningkatan produktifitas. Sekaligus menerapkan teknologi pertanian modern lewar smart farming, mekanisasi, dan pemanfaatan pupuk ramah lingkungan.


Memahami rantai pasok dan pemasaran digital untuk memotong mata rantai tengkulak, sehingga keuntungan petani akan semakin meningkat drastis.


Pemasaran digital sejalan dengan program yang saat ini tengah di jalankanya yaitu smart village.


Membangun jaringan internet di desa desa yang tersambung dengan instansi lain dan akses global secara luas. Melalui sumber daya yang ada, desa juga akan mampu melakukan perencanaan matang pada pengembangan wisata agar tidak merusak lingkungan.


Begitu juga keuntungan warga desa, mereka akan terbiasa terdidik manajemen, komunikasi dan menggali potensi wisata. Sehingga mampu memetakan potensi keunikan alama dan menyusun tata kelola destinasi yang berkelanjutan (sustainable tourism).


Mengelola strategi pemasaran berbasis digital untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Membuka lapangan kerja baru berbasis jasa, layanan hospitality, dan ekonomi kreatif di desa.


Yang sama Widi Hartono selaku Ketua DPN PPDI sangat menyambut baik penjajakan kerjasama peningkatan kapasitas SDM antara UNDHA AUB Surakarta dan DPN-PPDI.


Kerjasama tersebut di harapkan tidak hanya memberikan dampak bagi kemajuan managemen pengelolaan administrasi desa, tetapi juga mengelola kebijakan dan arah Pembangunan desa sejalan dengan cita cita kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.


Pihaknya juga akan mendorong para perangkat desa yang tergabung dalam PPDI untuk meningkatkan sumber daya manusia dan menambah ilmu pengetahuan lewat UNDHA AUB Surakarta, agar memiliki kompetensi dan kemampun yang lebih baik tidak hanya tingkat local tetapi juga nasional.


Pendidikan tinggi bagi warga desa bukan hanya investasi bagi individu, melainkan fondasi utama untuk membangun desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.


Widi berharap kebutuhan biaya perkuliahan juga mampu di topang para perangkat desa yang ingin melanjutkan studi kuliah di UNDHA AUB Surakarta, sehingga tidak membebani nafkah keluarga.


Pada penjajakan kerjasama antara UNDHA AUB Surakarta dengan DPN PPDI, di serahkan langsung format MoU dari Galih Wisnu Wardhana, S.E,M.M mewakili dari pihak Yayasan UNDHA AUB Surakarta kepada  Ketua DPN PPDI, Widi Hartono / Tok